Komentar Prandelli soal Prediksi Mourinho

ROMA, www.interbola.com - Pelatih tim nasional Italia, Casare Prandelli, berkomentar mengenai prediksi Jose Mourinho bahwa Gli Azzurri akan lolos ke final Piala Dunia 2014.

Italia berada segrup dengan Inggris, Uruguay, dan Kosta Rika. Uruguay dan Inggris merupakan pesaing Italia untuk lolos ke babak kedua.

Mourinho menilai, Italia akan lolos dari babak penyisihan grup. Bahkan, menurut Mouriunho, Italia berpeluag besar melaju ke final dengan pemain-pemain bertalenta yang dimilikinya.

"Jayalah Mourinho!" canda Prandelli.

"Target pertama kami lolos ke babak selanjutnya," sambung Prandelli.

Prandelli berharap Andrea Pirlo dan kawan-kawan mampu mengulang keberhasilan Italia saat menjuarai Piala Dunia pertama kalinya pada 1934.

"Kami harus lebih banyak mempelajari sejarah kami. Itu menunjukkan kami bahwa lebih atau kurang dari seabad tim nasional ini telah menjadi protagonis," tutur Prandelli.
07-06-2014     www.interbola.com

Kolombia Meyakinkan, Portugal Empaskan Meksiko

www.interbola.com - Lima peserta Piala Dunia 2014 melakoni laga persahabatan sebagai persiapan sebelum pentas di Brasil. Empat negara, yakni Kolombia, Jepang, Yunani, dan Portugal meraih kemenangan. Sementara satu negara, Meksiko, takluk dari Portugal pada Jumat (6/6/2014).

Kolombia sukses menekuk Jordania, 3-0, pada laga yang berlangsung di Stadion Pedro Bidegain, Buenos Aires. Tiga gol kemenangan Kolombia dicetak oleh James Rodriguez (42-pen), Juan Cuadrado (83-pen), dan Fredy Guarin (89).

Sementara itu, Jepang juga meraih kemenangan 4-3 atas Zambia di Stadion Raymond James, Florida. Sempat tertinggal dua gol, Jepang membalas tiga gol melalui Keisuke Honda (40-pen dan 75) dan Shinji Kagawa (74). Zambia sempat menyamakan skor lewat Lubamba Musonda pada menit ke-89. Jepang memastikan kemenangan setelah Yoshito Okubo mencetak gol pada masa injury time.

Pada pertandingan lain, Yunani menang 2-1 atas Bolivia. Panagiotis Kone dan Kostas Katsouranis membawa Yunani unggul dua gol. Bolivia hanya bisa meraih gol hiburan melalui Rudy Cardozo.

Satu laga terakhir mempertemukan dua negara yang akan tampil di Piala Dunia 2014. Portugal sukses menang 1-0 atas Meksiko pada laga di Stadion Gillette, Massachusetts. Gol semata wayang Portugal dilesakkan Bruno Alves pada menit ke-93.
07-06-2014     www.interbola.com

Laporan Pertandingan:Brasil 1-0 Serbia

Tampil tak terlalu meyakinkan, Brasil tetap mampu mempecundangi Serbia di Morumbi.

 


Fred tentukan kemenangan Brasil.

Tuan rumah Brasil menuntaskan uji coba pamungkas sebelum Piala Dunia 2014 dengan keunggulan minimalis 1-0 atas Serbia di Stadion Morumbi, Sao Paulo, pada Sabtu (7/6) dinihari WIB.

 

Gol Fred di babak kedua menjadi pembeda buat Brasil, yang sebetulnya tampil tak terlalu meyakinkan. Hasil ini toh bakal tetap disambut positif biar bagaimanapun juga, karena menjadi kemenangan kedelapan berurutan untuk Tim Samba.

 

Bermain sebagai tamu, Serbia secara mengejutkan mampu merepotkan Brasil. Dua kesempatan diperoleh dalam sepuluh menit pembuka, yang pertama dari situasi bola mati dan kedua lewat tembakan Aleksandar Kolarov yang berakhir di sisi luar jala gawang Julio Cesar.

 

Selecao sendiri baru mampu menghasilkan peluang perdana memasuki menit ke-20, ketika aksi Neymar merangsek ke dalam kotak penalti dihentikan tekel krusial Radoslav Petrovic di saat-saat akhir.

 

Sesudahnya kembali Serbia yang menebar marabahaya dan menciptakan sepasang kans dalam rentang dua menit tak lama usai permainan melewati setengah jam. Pertama David Luiz dipaksa bersusah-payah menghalau umpan silang Kolarov dan dalam prosesnya nyaris membuat gol bunuh diri. Sementara yang kedua Aleksandar Mitrovic semestinya mampu membuka angka andai sundulannya menyongsong umpan silang Milos Jojic tidak meleset dari target.

 

Tepat jelang rampungnya babak pertama, gawang Brasil akhirnya jebol oleh aksi Lazar Markovic menuntaskan assist Mitrovic, tapi gol tak disahkan lantaran telah terjadi off-side terlebih dahulu dan tayangan ulang menunjukkan keputusan hakim garis tepat.

 

Kurang meyakinkan sebelum turun minum, anak-anak asuh Luiz Felipe Scolari membaik selepas istirahat dan memetik keunggulan mendekati sejam laga. Menerima umpan silang Thiago Silva, Fred berhasil memperdaya Vladimir Stojkovic, kiper Serbia, meski tampak kehilangan keseimbangan saat menceploskan si kulit bulat.

 

Serbia sendiri ogah mengibarkan bendera putih terlalu dini dan bahkan terbilang sial ketika sundulan terarah Jojic menyambut umpan silang Kolarov gagal berbuah gol penyeimbang karena menabrak tiang sebelum memantul keluar.

 

Tak lama setelahnya, Lazar Markovic juga menebar ancaman melalui aksinya merangsek ke dalam kotak sebelum melepas tendangan melengkung yang, sayangnya, tidak menyulitkan Julio Cesar.

 

Sementara itu, Brasil juga tak beruntung gagal menambah gol 15 menit sebelum waktu normal habis. Gol Hulk dianulir karena off-side meski penyerang Zenit St. Petersburg itu sebetulnya berada dalam posisi sah.

Di sisa pertandingan, Selecao terlihat makin dominan dalam penguasaan bola tetapi tidak terlalu ngotot melakukan penetrasi untuk mencari gol tambahan. Sementara Serbia mulai dilanda keletihan sehingga sulit mengimbangi sang tuan rumah. Hingga usai, kedudukan 1-0 untuk Brasil terus bertahan.

07 Juni  2014  www.interbola.com

Laporan Pertandingan: Jerman 6-1 Armenia

Miroslav Klose memecahkan rekor sebagai topskor sepanjang masa Jerman berkat satu golnya ke gawang Armenia.

 


Miroslav Klose sukses melampaui rekor Gerd Muller.

Jerman mengantungi modal positif sebelum bertolak ke Brasil dengan membantai Armenia 6-1 dalam partai uji coba di Mainz, Sabtu (7/6) dinihari WIB.

Sempat dikejutkan oleh gol penyeimbang Armenia lewat penalti Henrikh Mkhitaryan, membalas torehan pembuka Andre Schurrle, Tim Panser bermain kesetanan dan memporak-porandakan pertahanan tamu.

Lima gol tambahan dari Lukas Podolski, Benedikt Howedes, Miroslav Klose, dan Mario Gotze (2 gol) tercipta hanya dalam 18 menit terakhir laga.

Di atas kertas superior dalam segala hal atas Armenia, Jerman di luar dugaan sempat gamang di awal laga dan menerima sekurangnya dua ancaman dalam tiga menit pertama. Untunglah seluruhnya gagal dimanfaatkan Armenia untuk menjebol gawang Roman Weidenfeller.

Jerman toh tak butuh waktu lama untuk menemukan momentum dan membangun dominasi. Di menit kesembilan, Tim Panser seharusnya sudah membuka angka andai tandukan Andre Schurrle dari posisi bagus tidak melebar.

Sesaat kemudian giliran Marco Reus gagal mengonversi peluang emas saat tembakannya ditepis kiper Roman Berezovskiy dan bola yang masih bergulir menuju gawang disapu seorang pemain bertahan Armenia tepat di garis.

Jerman terus mengepung pertahanan Armenia dan memperoleh dua kans lagi di sisa babak pertama via Toni Kroos serta Jerome Boateng, namun semuanya kandas. Malah mereka menerima kabar buruk tepat jelang turun minum dengan cedera engkel yang menimpa Marco Reus. Bintang Borussia Dortmund itu digantikan oleh Lukas Podolski.

Keluarnya Reus tidak memengaruhi irama permainan Jerman, yang akhirnys sukses memecahkan kebuntuan tujuh menit memasuki babak kedua. Schurrle muncul sebagai pembuka angka lewat sontekan cermat memanfaatkan umpan silang rendah kiriman Podolski.

Skuat Joachim Low tak mengendurkan tekanan meski telah memimpin dan berpeluang besar menambah keunggulan melalui upaya Sami Khedira, Jerome Boateng, plus Mesut Ozil. Di sisi lain, Armenia sendiri menolak menyerah dan nyaris menyamakan kedudukan saat umpan matang Henrikh Mkhitaryan gagal disempurnakan Edgar Manucharyan yang sejatinya tak terkawal.

Kendati demikian, Armenia tetap mampu menyeimbangkan kedudukan dari eksekusi penalti Mkhitaryan (68'), yang diberikan wasit menyusul pelanggaran Kevin Grosskreutz terhadap Gevorg Ghazaryan di kotak terlarang.

Jerman merespons dengan brilian gol penyeimbang ini. Hanya dalam tempo tujuh menit setelah penalti Mkhitaryan, Die Nationalmannschaft seolah mengamuk dan tiga kali mengoyak jala Armenia!

Pertama Podolski membawa tim memimpin kembali 2-1 via sepakan first-time keras dari sudut sempit mengonversi umpan Ozil. Benedikt Howedes lalu memperbesar skor setelah menyambar bola rebound hasil sundulannya sendiri yang sempat diselamatkan Berezovsky. Seperempat jam jelang bubar, gantian bomber gaek Miroslav Klose yang masuk papan skor melalui sundulan terbang menyempurnakan umpan silang Podolski dari kiri.

Gol tersebut mengukuhkan nama Klose sebagai pencetak gol tersubur sepanjang masa Die Nationalelf dengan 69 gol, unggul satu atas koleksi Gerd Muller.

Jerman tampil makin beringas dan menambah satu gol lagi di menit ke-82 lewat sontekan Mario Gotze, dengan Podolski kembali muncul sebagai pengirim assist. Tak cukup sampai di situ, Gotze masuk papan skor untuk kali kedua tepat jelang bubaran dan melengkapi pesta gol Der Panzer.

07 Juni 2014  www.interbola.com

Honda Yakin Jepang Juara Piala Dunia



Bintang timnas Jepang Keisuke Honda punya target tinggi di Piala Dunia 2014 mendatang. Ia yakin bahwa negaranya bisa menjadi juara di Brasil nanti.

Mantan pemain timnas Inggris Michael Owen sebelumnya pernah memprediksi bahwa pasukan Alberto Zaccheroni ini bisa tembus sampai babak perempat final. Namun Honda tak setuju dengan itu dan memasang target yang lebih tinggi.

"Saya akan terus mengatakan soal target untuk menjuarai Piala Dunia dan tak peduli dengan pandangan orang lain mengenai hal ini," ujar pemain AC Milan ini kepada reporter.

"Saya tidak bisa lebih bahagia lagi sebagai pemain sepak bola jika ada lebih banyak orang mengharapkan kami juara dari sebelumnya, sebagai akibat dari yang saya katakan sebelumnya. Saya tidak akan pernah menyerah dan akan mempertahankan keyakinan saya."

Jepang sendiri di Piala Dunia nanti tergabung dalam Grup D bersama Kolombia, Yunani dan Pantai Gading.

  www.interbola.com

Facebook Page